Niniek L Karim. (Foto: Koran SI)
JAKARTA - Malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2010 sedianya akan digelar di Batam. Namun karena ingin hemat biaya, perhelatan akbar insan film Indonesia itu kembali diselenggarakan di Jakarta.
"Kita batal buat malam puncak di Batam. Pertimbangannya, karena memang lebih murah di Jakarta. Kalau di Batam pasti biayanya jauh lebih mahal, karena kita harus bawa orang dan undangan begitu banyak. Terus juga waktunya sangat mepet kalau dipaksakan di Batam," jelas Ketua Komite Festival Film Indonesia (KFFI), Ninik L Karim saat ditemui di Gedung Film, Jalan MT Haryono, Jumat (12/11/2010).
Pembatalan itu, kata Ninik, merupakan arahan langsung dari Menbudpar, Jero Wacik. Meski malam puncak FFI 2010 batal digelar di Jakarta, pengumuman nominator tetap diadakan di Batam.
"Kalau saya pribadi inginnya di Batam. Tapi karena arahannya dari Pak Menteri seperti itu, kita ikut saja. Sejauh ini tanggapan dari daerah-daerah juga baik dan mereka berebutan untuk menggelar FFI. Ke depannya kita berharap daerah-daerah menggelar festival film sendiri," harapnya.
Untuk tahun ini, 54 film mendaftar sebagai peserta FFI. Dari 54 judul film telah disaring delapan film yang akan bertarung pada malam puncak FFI yang akan digelar pada 6 Desember 2010. Ke delapan film ini diyakini pilihan terbaik yang diseleksi komite seleksi.
"Kita sangat demokratis semua boleh mendaftarkan filmnya. Kita yakin dewan seleksi sudah memilih film yang terbaik. Semoga hasil kerja dewan juri bisa memuaskan. Karena kita sudah seoptimal mungkin membuat acara ini," pungkasnya.(nov)
"Kita batal buat malam puncak di Batam. Pertimbangannya, karena memang lebih murah di Jakarta. Kalau di Batam pasti biayanya jauh lebih mahal, karena kita harus bawa orang dan undangan begitu banyak. Terus juga waktunya sangat mepet kalau dipaksakan di Batam," jelas Ketua Komite Festival Film Indonesia (KFFI), Ninik L Karim saat ditemui di Gedung Film, Jalan MT Haryono, Jumat (12/11/2010).
Pembatalan itu, kata Ninik, merupakan arahan langsung dari Menbudpar, Jero Wacik. Meski malam puncak FFI 2010 batal digelar di Jakarta, pengumuman nominator tetap diadakan di Batam.
"Kalau saya pribadi inginnya di Batam. Tapi karena arahannya dari Pak Menteri seperti itu, kita ikut saja. Sejauh ini tanggapan dari daerah-daerah juga baik dan mereka berebutan untuk menggelar FFI. Ke depannya kita berharap daerah-daerah menggelar festival film sendiri," harapnya.
Untuk tahun ini, 54 film mendaftar sebagai peserta FFI. Dari 54 judul film telah disaring delapan film yang akan bertarung pada malam puncak FFI yang akan digelar pada 6 Desember 2010. Ke delapan film ini diyakini pilihan terbaik yang diseleksi komite seleksi.
"Kita sangat demokratis semua boleh mendaftarkan filmnya. Kita yakin dewan seleksi sudah memilih film yang terbaik. Semoga hasil kerja dewan juri bisa memuaskan. Karena kita sudah seoptimal mungkin membuat acara ini," pungkasnya.(nov)
Hemat Biaya, FFI Batal Digelar di Batam
4/
5
Oleh
Rakhma Win Dian