7 Minggu Tak Bertemu Arumi, Ortu Merasa Dipermainkan
Rabu, 8 Desember 2010 - 17:55 wib
Elang Riki Yanuar - Okezone
Arumi Bachsin (Foto:Johan Sompotan/okezone)
JAKARTA - Tujuh pekan lamanya Arumi Bachsin tidak pulang ke rumah orangtua. Dia masih dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak (KPAI). Orangtua Arumi merasa dipermainkan KPAI.
"Saya mencari, memantau beberapa tempat. Sebenarnya enggak perlu semua itu, kalau sesuai dengan janji KPAI. Nah ini, ketemu (dengan Arumi) saja enggak bisa," tutur ayah Arumi, Rudy Bachsin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/12/2010).
Hari ini, Rudy datang ke Polda ditemani ditemani pengacara Hendarsam Marantoko, untuk memenuhi panggilan penyidik terkait laporan terhadap Miller. Rudy dipanggil sebagai saksi.
"Kita memberikan keterangan apa yang kita ketahui sesuai kronologis saja. Tadi ada sekira 20 pertanyaan, berkisar kronologis saja," papar Rudy.
Rudy berharap dengan laporan ke Polda itu, pihak berwajib akan menangangi kasus kaburnya Arumi yang diduga terjadi atas keterlibatan pihak ketiga, dalam hal ini Miller.
"Saya berharap pihak yang berwajib betul-betul menangani permasalahan ini. Karena kami keluarga sangat kehilangan, yang dipermainkan oleh oknum-oknum KPAI dan si M sendiri. Ini juga untuk efek jera untuk mereka," paparnya.
Rudy menyayangkan janji KPAI yang dianggap dusta. Sebab, KPAI pernah menjanjikan akan mempertemukan keluarga dengan Arumi, tapi hingga sekarang tidak.
"Sebenarnya sudah ada perjanjian akan mempertemukan keluarga dengan Arumi. Tapi sampai saat ini belum ada. Ini bukannya maju ke depan, malah langkahnya mundur. Bahkan dibuat seperti melebar. Makanya kita mempertanyakan ada masalah di KPAI? Diduga ada Oknum KPAI yang ada di balik semua ini," tudingnya.
Rudy menuturkan, belum ada pertemuan dengan KPAI. "Saya sempat SMS pak Hadi Supeno (Ketua KPAI). Dia bilang akan SMS kalau sudah di Jakarta. Tapi sampai sekarang belum ada, tidak ada musyawarah apapun," paparnya.
(ang)
JAKARTA - Tujuh pekan lamanya Arumi Bachsin tidak pulang ke rumah orangtua. Dia masih dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak (KPAI). Orangtua Arumi merasa dipermainkan KPAI.
"Saya mencari, memantau beberapa tempat. Sebenarnya enggak perlu semua itu, kalau sesuai dengan janji KPAI. Nah ini, ketemu (dengan Arumi) saja enggak bisa," tutur ayah Arumi, Rudy Bachsin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/12/2010).
Hari ini, Rudy datang ke Polda ditemani ditemani pengacara Hendarsam Marantoko, untuk memenuhi panggilan penyidik terkait laporan terhadap Miller. Rudy dipanggil sebagai saksi.
"Kita memberikan keterangan apa yang kita ketahui sesuai kronologis saja. Tadi ada sekira 20 pertanyaan, berkisar kronologis saja," papar Rudy.
Rudy berharap dengan laporan ke Polda itu, pihak berwajib akan menangangi kasus kaburnya Arumi yang diduga terjadi atas keterlibatan pihak ketiga, dalam hal ini Miller.
"Saya berharap pihak yang berwajib betul-betul menangani permasalahan ini. Karena kami keluarga sangat kehilangan, yang dipermainkan oleh oknum-oknum KPAI dan si M sendiri. Ini juga untuk efek jera untuk mereka," paparnya.
Rudy menyayangkan janji KPAI yang dianggap dusta. Sebab, KPAI pernah menjanjikan akan mempertemukan keluarga dengan Arumi, tapi hingga sekarang tidak.
"Sebenarnya sudah ada perjanjian akan mempertemukan keluarga dengan Arumi. Tapi sampai saat ini belum ada. Ini bukannya maju ke depan, malah langkahnya mundur. Bahkan dibuat seperti melebar. Makanya kita mempertanyakan ada masalah di KPAI? Diduga ada Oknum KPAI yang ada di balik semua ini," tudingnya.
Rudy menuturkan, belum ada pertemuan dengan KPAI. "Saya sempat SMS pak Hadi Supeno (Ketua KPAI). Dia bilang akan SMS kalau sudah di Jakarta. Tapi sampai sekarang belum ada, tidak ada musyawarah apapun," paparnya.
(ang)
Sukses dengan Modal Kecil Mau..??
7 Minggu Tak Bertemu Arumi, Ortu Merasa Dipermainkan
4/
5
Oleh
Rakhma Win Dian